Membuat Desain Website dari Planning Sampai Launching

Membuat Desain Website dari Planning Sampai Launching

Membuat desain website memerlukan rencana matang dengan langkah-langkah strategis yang harus dieksekusi dengan tepat. Tanpa perencanaan, Anda akan mengalami banyak kesulitan di tengah prosesnya. Tahap planning harus dilakukan dengan teliti agar seluruh bagian website dapat dirancang sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Proses pembuatan website pun cukup memakan waktu. Apa lagi kalau Anda berangkat tanpa konsep, pasti Anda akan bingung menentukan titik start dan tujuan akhir yang ingin Anda capai. Untuk website sederhana, kami sarankan untuk membaca panduan di artikel ini : https://www.sribu.com/id/simple-web-design. Langkah-langkah pembuatan website secara lengkap kami uraikan dalam tiga poin berikut :

 

3 Langkah Membuat Desain Website

 

  • Perencanaan

Sebelum membuat desain website, rencanakan dulu segala sesuatunya. Tanyakan pada diri Anda sendiri, mengapa Anda perlu membuat website? Apa tujuan yang ingin Anda capai dengan website tersebut? Dua pertanyaan ini ibarat kemudi bagi seorang desainer yang akan mengarahkan mereka menuju garis finish yang Anda tentukan.

Dari segi kemampuan, apakah Anda menguasai teknik desain website? Jika Ya, bahasa apa yang akan Anda gunakan? Di mana Anda akan membeli hosting dan domain? Jika tidak, pada siapa Anda akan menyerahkan urusan tersebut? Berapa budget yang perlu dikeluarkan versus modal yang Anda miliki? Tulis semuanya di atas kertas dan pikirkan baik-baik sebelum eksekusi.

 

  • Desain

Poin kedua membahas cara membuat desain website dari sudut pandang teknis. Desain harus disesuaikan dengan tujuan dan target. Kalau tujuan Anda adalah pemasaran, maka setiap elemen beserta susunannya harus didesain sesuai dengan teknik marketing. Unsur persuasi harus ditonjolkan agar website Anda lebih ‘menjual’.

Begitu juga dengan target konsumen. Segmentasi pengunjung harus ditentukan sejak awal sebagai acuan bagi desainer dalam melakukan pekerjaannya. Untuk anak-anak muda, gunakan warna cerah dan terang. Untuk orang dewasa, gunakan warna kalem dan formal. Tidak hanya warna, semua elemen dalam desain website harus dibuat sesuai target Anda.

 

  • Finishing

Setelah Anda selesai membuat desain website, tahap selanjutnya adalah uji coba. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa setiap bagian website bekerja sesuai dengan keinginan Anda. Uji coba perlu dilakukan oleh semua pihak untuk memastikan bahwa setiap unsurnya sudah memenuhi standar yang ditetapkan.

Jika website Anda sudah lulus uji coba, langkah terakhir adalah launching. Ini adalah fase di mana website Anda akan dipublikasikan sehingga dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia. Pada tahap ini, website Anda seharusnya sudah 100% siap. Tentunya uji coba berkala, perbaikan, pengembangan, dan pembaruan konten harus terus dilakukan agar website Anda tetap berada di performa maksimal.

 

Unsur Efisiensi Dalam Membuat Desain Website

Efisiensi bisa ditinjau berdasarkan waktu, modal, dan upaya. Semakin cepat, murah, dan mudah, berarti semakin efisien. Begitu juga sebaliknya. Efisiensi dalam pembuatan website justru bertumpu pada perencanaan sebagai tahap pertama. Kalau rencana Anda matang, proses selanjutnya akan berjalan dengan lancar. Tapi kalau Anda belum punya konsep yang jelas, Anda akan membuang lebih banyak waktu, uang, dan tenaga. Jadi, sebelum membuat desain website, rencanakan dulu semua aspeknya sampai ke hal-hal terkecil.