Cara Membuat Desain Website Sekolah Menggunakan HTML dan CSS

Cara Membuat Desain Website Sekolah Menggunakan HTML dan CSS

Cara membuat desain website sekolah menggunakan HTML dan CSS adalah topik yang menarik. Website sekolah mempunyai banyak fungsi khusus yang tidak akan ditemukan di jenis website lain. Fiturnya pun beragam, mulai dari website sederhana untuk menampilkan informasi, sampai website multifungsi yang mendukung sistem pembelajaran daring.

Kompleksitas website sekolah ditentukan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan. Bagaimana pun juga, HTML dan CSS adalah dua bahasa dasar yang akan selalu Anda butuhkan. Begitu juga dalam membuat web sekolah, keduanya harus Anda kuasai karena porsinya yang dominan. Pelajari dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

 

Cara Membuat Desain Website Sekolah Menggunakan HTML dan CSS

 

  • Buat Struktur Dasar

Cara membuat desain website sekolah menggunakan HTML dan CSS diawali dengan pembuatan struktur dasar, Ini dilakukan dengan HTML sebagai bahasa markup utama yang mengatur penempatan setiap elemen web. Ukuran dan posisi saja sudah cukup pada tahap ini, yang penting penempatannya rapi dan terstruktur.

Anda bisa menggunakan teks editor apa pun untuk tahap ini. Ambil acuan dari contoh company profile untuk membuat halaman profil sekolah. Setelah selesai dengan struktur dasar, simpan file Anda dengan ekstensi .html. Coba jalankan file HTML Anda untuk memeriksa apakah terdapat error di dalamnya. Pastikan bahwa syntax HTML Anda sudah benar dan tidak ada kesalahan satu karakter pun.

 

  • Buat Desain dengan CSS

Setelah struktur dasar selesai dibuat, lanjutkan cara membuat desain website sekolah menggunakan HTML dan CSS ke tahap desain. Poin ini akan secara khusus mengandalkan CSS sebagai bahasa desain utama dalam pemrograman web. Berdasarkan struktur dasar di file HTML sebelumnya, percantik tampilan setiap elemennya dengan CSS.

Simpan file CSS secara terpisah. Tujuannya agar setiap style yang Anda buat di CSS lebih mudah untuk diperiksa, diperbarui, dan digunakan oleh seluruh bagian website. Anda hanya perlu membuat satu file CSS, setiap style di dalamnya bisa diakses dari file-file lainnya. Itulah salah satu keunggulan CSS dari segi efisiensi.

 

  • Hubungkan HTML dan CSS

Cara membuat desain website sekolah dengan menggunakan HTML dan CSS diakhiri dengan menghubungkan kedua file tersebut. Karena struktur dasar dan desain kita pisahkan, otomatis kita perlu menghubungkannya agar dapat ditampilkan di satu jendela web. Caranya adalah dengan memasukkan script berikut ini :

<link href=”nama.css” rel=”stylesheet” type=”text/css” />

Pada bagian nama.css, sesuaikan dengan nama file yang Anda buat. Script di atas ditulis di dalam file HTML, bukan di CSS. Jadi, HTML yang memanggil CSS, bukan sebaliknya. Untuk menguji, jalankan file HTML. Kalau tampilannya sudah dipengaruhi oleh style CSS yang Anda buat, berarti Anda sudah berhasil menjalankan semua langkah dengan benar.

 

Tambahkan Fungsi dan Fitur Sesuai Standar Web Sekolah

Tutorial di atas hanya menjelaskan tentang pembuatan desain dasar untuk sebuah web sekolah. Tentu saja tampilan dasar tidak cukup untuk memenuhi fungsionalitas standar bagi sebuah web. Anda perlu menambahkan lebih banyak fungsi dan fitur, setidaknya sesuai standar minimal kebutuhan sekolah. Di langkah selanjutnya, Anda akan membutuhkan Php, JavaScript, dan Sql. Setidaknya, pada tahap ini Anda sudah berhasil menerapkan cara membuat desain website sekolah menggunakan HTML dan CSS.